Video : Diguyur Hujan Deras, Banjir Bandang Terjang Ratusan Rumah di Brebes

video. ( dok. Liputan 6 )

BREBES, Sejuk.co.id – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Brebes, Jawa Tengah, pada Minggu (9/11/2025), menyebabkan bencana banjir bandang yang merendam ratusan rumah dan fasilitas umum di Kecamatan Bumiayu. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut tanpa henti selama lebih dari satu jam.

Air yang bergerak cepat dan dalam volume besar langsung menerjang permukiman penduduk, mengejutkan warga setempat. Banjir bandang ini merupakan dampak langsung dari meluapnya aliran sungai utama yang tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi.

Permukiman Terdampak Mendadak

Menurut laporan, air mulai memasuki area perumahan secara tiba-tiba, menyebabkan warga tidak memiliki cukup waktu untuk menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Ketinggian air dilaporkan bervariasi, namun cukup untuk melumpuhkan aktivitas dan merendam perabotan di dalam rumah.

“Air datang sangat cepat setelah hujan deras. Sungai langsung meluap dan masuk ke rumah-rumah,” ujar salah seorang warga yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena tingginya intensitas air yang merendam.

Cuaca Ekstrem dan Topik Pilihan Lain

Bencana banjir bandang di Brebes ini menjadi salah satu topik utama yang disorot dalam laporan Fokus edisi (09/11) malam, mencerminkan dampak serius dari cuaca ekstrem yang kini melanda beberapa wilayah di Indonesia.

Selain fokus pada bencana alam, Fokus juga membahas isu-isu lingkungan perkotaan dan gaya hidup, termasuk:

  • Tumpukan Sampah di Kolong Tol: Sorotan terhadap masalah kebersihan dan manajemen sampah di area perkotaan.
  • Akhir Pekan ke Pameran Fesyen dan Tren Urban: Laporan mengenai kegiatan pameran yang menjadi pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu di akhir pekan.

Pemerintah daerah dan tim penanggulangan bencana setempat kini sedang berupaya melakukan evakuasi dan pendataan kerugian di Kecamatan Bumiayu. Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi hujan masih tinggi.


(RH99)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *