Kronologi Terduga Pencuri Sandera Lansia di Kotapinang dan Amuk Massa

KOTAPINANG – Sebuah insiden kriminal yang sangat menegangkan pecah di Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Seorang pria yang diduga kuat hendak melakukan aksi pencurian nekat menyandera seorang wanita lanjut usia (lansia) menggunakan sebilah parang setelah aksinya dipergoki oleh warga setempat.

Kejadian dramatis yang terekam kamera ponsel warga ini berakhir tragis bagi pelaku. Setelah negosiasi yang alot, massa yang sudah tak terbendung emosinya sempat menghakimi pelaku hingga kritis sebelum akhirnya dievakuasi petugas ke rumah sakit.

Kronologi: Dari Pencurian Hingga Penyanderaan

Peristiwa bermula saat terduga pelaku mencoba menyusup ke salah satu rumah warga pada siang hari. Namun, pergerakannya tercium oleh warga yang langsung meneriakinya “maling”. Mendengar teriakan tersebut, massa dalam jumlah besar dengan cepat berkumpul dan mengepung area tempat pelaku bersembunyi.

Dalam kondisi panik dan terdesak karena tidak menemukan jalan keluar, pelaku berlari masuk ke sebuah rumah warga dan menangkap seorang wanita lansia. Dengan mata gelap, pelaku menempelkan parang ke leher korban sebagai tameng agar warga tidak mendekat.

Negosiasi Alot dan Ketegangan di Lokasi

Suasana di lokasi dilaporkan sangat mencekam. Massa yang geram tertahan oleh ancaman senjata tajam yang menempel di leher korban yang tampak sangat syok. Pihak kepolisian dari Polsek Kotapinang yang tiba di lokasi segera melakukan upaya persuasi guna menyelamatkan nyawa sandera.

“Situasi sangat panas. Pelaku terus berteriak agar warga mundur, sementara warga sudah sangat emosi melihat nenek tersebut terancam nyawanya,” ujar seorang saksi mata di lokasi.

Amuk Massa dan Evakuasi ke RSUD

Setelah melalui proses negosiasi yang panjang dan menegangkan, petugas kepolisian akhirnya berhasil mengambil celah untuk melumpuhkan pelaku tanpa melukai korban lansia tersebut. Begitu korban berhasil diselamatkan, emosi warga yang sudah memuncak sejak awal tidak terbendung lagi.

Massa yang geram langsung merangsek maju dan menghadiahi pelaku dengan bogem mentah. Meski petugas kepolisian berupaya melindungi pelaku, banyaknya jumlah massa membuat aksi main hakim sendiri sulit dihindari sepenuhnya.

Pelaku Dalam Penanganan RSUD Kota Pinang

Akibat luka serius yang diderita akibat amuk massa tersebut, pelaku dievakuasi oleh petugas dalam kondisi bersimbah darah ke RSUD Kotapinang untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Penanganan Kepolisian

Saat ini, korban lansia yang sempat disandera tengah menjalani pemulihan trauma akibat insiden tersebut. Area di sekitar lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi (police line) untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak Polres Labuhanbatu Selatan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Hingga kini, identitas resmi pelaku masih dalam pendataan tim penyidik sembari menunggu kondisi kesehatan pelaku stabil.

VIDEO 🔴: DETIK-DETIK MENCEKAM PENYANDERAAN LANSIA DI KOTAPINANG BERAKHIR AMUK MASSA!

(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *