Konten Pandji Pragiwaksono adalah bentuk kebebasan berekspresi

Jakarta – Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menilai pertunjukan Pandji Pragiwaksono yang bertajuk Mens Rea merupakan ekspresi kritik dan refleksi sosial yang disampaikan melalui medium seni komedi, yang secara esensial berada dalam koridor kebebasan berekspresi di ruang publik.

Menurut Djarot, substansi konten Mens Rea harus dipahami dalam konteksnya sebagai kritik, satire, dan pendapat pribadi yang disampaikan tanpa ajakan kekerasan.

“Dalam negara demokratis, ekspresi semacam ini adalah bagian dari percakapan publik yang sah dan dilindungi oleh konstitusi. Penilaian hukum terhadap niat batin (mens rea) dalam ekspresi pendapat tidak boleh dilepaskan dari konteks, tujuan, dan dampaknya secara nyata di masyarakat,” kata Djarot dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Djarot menegaskan bahwa UUD Tahun 1945 secara tegas menjamin kebebasan warga negara untuk menyatakan pendapat.

Konstitusi memberikan hak kepada setiap orang untuk mengeluarkan pikiran dan pendapat, baik secara lisan maupun tulisan, serta untuk berkomunikasi dan menyampaikan informasi dengan berbagai sarana.

SumberAntara 🌏
(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *