Masa Depan Gaming Portabel: Intip Bocoran Lenovo Legion Go 2 di Berlin
BERLIN – Ajang Lenovo Innovation World 2025 yang baru saja digelar di Berlin menjadi pusat perhatian para antusias teknologi dunia. Di tengah jajaran laptop AI dan perangkat pintar lainnya, satu topik yang paling mencuri perhatian adalah kemunculan informasi terbaru mengenai penerus konsol genggam (handheld) populer Lenovo: Legion Go 2.
Setelah sukses dengan generasi pertama yang ikonik dengan layar raksasanya, Lenovo tampaknya siap membawa standar baru dalam industri handheld gaming PC. Berikut adalah poin-poin penting yang terungkap dari balik layar ajang inovasi tersebut.
1. Performa “Generasi Baru” dengan Chipset Terkini
Salah satu peningkatan terbesar yang dibicarakan adalah penggunaan arsitektur prosesor terbaru dari AMD. Legion Go 2 diprediksi akan mengusung chipset AMD Ryzen Z2 Series, yang dirancang khusus untuk efisiensi daya namun tetap memberikan performa grafis yang jauh lebih bertenaga dibandingkan pendahulunya. Ini berarti frame rate yang lebih stabil pada game AAA di resolusi tinggi.
2. Layar yang Tetap Menjadi Raja
Jika Legion Go pertama memukau dunia dengan layar 8,8 inci, Lenovo tampaknya tetap mempertahankan filosofi “Layar Besar, Pengalaman Besar”. Rumor dari Berlin menyebutkan adanya penyempurnaan pada panel layar, kemungkinan transisi ke teknologi OLED atau peningkatan pada refresh rate yang lebih adaptif untuk menghemat baterai tanpa mengorbankan visual.
3. Ergonomi dan Desain Kontroler Detachable
Lenovo terlihat serius mendengarkan masukan pengguna mengenai berat dan kenyamanan genggam. Legion Go 2 dikabarkan memiliki desain yang lebih ramping namun tetap mempertahankan fitur TrueStrike Controllers (kontroler yang bisa dilepas). Ada indikasi bahwa mekanisme penguncian kontroler dibuat lebih kokoh dan ergonomis untuk penggunaan jangka panjang.
4. Integrasi AI untuk Optimasi Baterai
Sesuai tema acara di Berlin yang berfokus pada AI, Legion Go 2 kemungkinan besar akan dilengkapi dengan fitur AI-tuning. Fitur ini secara otomatis akan mengatur konsumsi daya (TDP) berdasarkan game yang sedang dimainkan. Dengan begitu, masalah klasik konsol genggam—yakni daya tahan baterai—dapat teratasi dengan lebih cerdas.
“Kami terus mengeksplorasi batas kemampuan perangkat genggam. Masukan dari komunitas Legion adalah kompas kami dalam mengembangkan inovasi berikutnya,” ujar salah satu perwakilan Lenovo di sela-sela acara tersebut.
Kesimpulan: Kapan Akan Dirilis?
Meski Lenovo belum memberikan tanggal rilis resmi secara spesifik, spekulasi kuat mengarah pada peluncuran di akhir tahun 2025 atau awal 2026. Kehadiran bocoran ini di Berlin membuktikan bahwa Lenovo tidak ingin memberikan ruang bagi kompetitor seperti ASUS ROG Ally atau Steam Deck untuk mendominasi pasar tanpa perlawanan sengit.
Bagi para gamers yang mendambakan kekuatan PC dalam genggaman, Legion Go 2 layak ditunggu sebagai perangkat yang mungkin akan menyempurnakan segala kekurangan dari generasi pertamanya.
Penulis: [RF]
