BREAKING NEWS: Markas Polisi Yebyu Jatuh, PDF Sita Senjata Berat dan Tawan Petugas
TANINTHARYI, MYANMAR – Eskalasi konflik bersenjata di Myanmar kembali memanas setelah kelompok Pasukan Pertahanan Rakyat (People’s Defence Force(PDF)) dilaporkan melancarkan serangan berani ke sebuah kantor polisi di Kota Yebyu, wilayah Tanintharyi. Serangan yang dilakukan secara terencana ini mengakibatkan lumpuhnya pertahanan aparat keamanan setempat.
Berdasarkan dokumentasi yang dirilis oleh pihak PDF dan dilansir dari laman Area Militer, serangan tersebut terjadi di siang hari bolong. Taktik yang digunakan adalah serangan serentak dari berbagai sisi, yang membuat petugas polisi di lokasi terdesak dan tidak mampu melakukan perlawanan berarti.
Penyitaan Senjata dan Penahanan Personel
Keberhasilan serangan ini memberikan keuntungan signifikan bagi kelompok PDF. Dalam laporan tersebut, ditegaskan bahwa kelompok perlawanan berhasil menguasai area kantor dan melakukan tindakan berikut:
- Penyitaan Persenjataan: Sejumlah besar senjata dan amunisi milik aparat berhasil dirampas.
- Penahanan Aparat: Beberapa personel polisi dan militer yang berada di lokasi dilaporkan telah ditahan oleh grup PDF sebagai tawanan perang.
Situasi Terkini
Aksi penyerbuan di Kota Yebyu ini menambah daftar panjang kekalahan militer Myanmar (Junta) di beberapa titik strategis wilayah pedesaan dan kota kecil. Penggunaan senjata berat oleh PDF menunjukkan adanya peningkatan kemampuan logistik dan tempur kelompok perlawanan dalam menghadapi pasukan pemerintah pusat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Junta militer Myanmar terkait jumlah korban jiwa atau langkah balasan yang akan diambil di wilayah Tanintharyi.
