Percepat Penurunan Stunting, Desa Kedaung Gelar “Gerebek Posyandu” di Kampung Rancalang

MEKAR BARU, TANGERANG – Dalam upaya nyata meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak serta menekan angka stunting, Pemerintah Desa Kedaung melaksanakan kegiatan Gerebek Posyandu Durian di Kampung Rancalang, RT 008/003, Desa Kedaung, Kecamatan Mekar Baru, pada Senin (19/01/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang secara serentak meluncurkan program Gerebek Posyandu di awal tahun 2026 untuk mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat.

Davin
Poto- Bapak Camat H. Imam Bahlawi, S.IP, M.Si,( Sedang mengukur tinggi badan seorang Balita – Dok/ Sejuk.co.id)

Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Mekar Baru, H. Imam Bahlawi, S.IP, M.Si, didampingi oleh Sekcam Mekar Baru, Bapak Nurhadi, SE, MM. Kehadiran pimpinan kecamatan ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam memantau langsung kondisi kesehatan balita di tingkat desa.

Whatsapp image 2026 01 19 at 19.51.44

Kepala Desa Kedaung, H. Ya’kub AR, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memantau tumbuh kembang anak secara optimal.

8e784697 3df8 49fe 87c6 af512072c985

“Melalui semangat kebersamaan, kami ingin memastikan setiap balita di Desa Kedaung terpantau kesehatannya agar terwujud generasi yang sehat dan bebas stunting,” ujar H. Ya’kub.

Kegiatan di Posyandu Durian ini melibatkan kolaborasi antara kader posyandu dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Mekar Baru. Layanan yang diberikan meliputi:

  • Penimbangan dan Pengukuran: Memantau berat dan tinggi badan balita.
  • Pemantauan Tumbuh Kembang: Deteksi dini gangguan pertumbuhan.
  • Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Intervensi gizi bagi balita.
  • Edukasi Kesehatan: Penyuluhan pola asuh sehat dan gizi seimbang bagi ibu hamil dan menyusui.

Kepala Puskesmas Mekar Baru, dr. Zairin Rambe, M.K.M, yang turut berperan dalam aksi percepatan penurunan stunting terintegrasi ini, menekankan pentingnya intervensi langsung. “Stunting bukan hanya persoalan gizi, tapi juga pola asuh dan sanitasi. Melalui Gerebek Posyandu, kami memastikan intervensi sampai langsung ke keluarga untuk mendeteksi dini kasus stunting,” jelasnya.

Program ini sejalan dengan langkah strategis Bupati Tangerang, H. Maesyal Rasyid, yang sebelumnya telah meluncurkan Gerebek Posyandu 2026 secara masif. Pemerintah Kabupaten menargetkan penguatan imunisasi dan perbaikan gizi melalui pendanaan terpadu dari Dana Desa, APBD, hingga APBN.

Diharapkan dengan rutinnya kegiatan ini, angka kematian ibu dan bayi dapat ditekan, serta prevalensi stunting di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Kecamatan Mekar Baru, terus mengalami penurunan signifikan demi masa depan generasi bangsa yang lebih baik.

(RF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *